Sebuah chatbot edukatif dengan dua jenis mode: Siswa dan Guru, dirancang untuk mendorong pembelajaran aktif dan mencegah penyalahgunaan LLM seperti ChatGPT oleh pelajar yang terlalu bergantung.
Proyek ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan murid pada chatbot pintar tanpa proses berpikir yang mandiri. Sama seperti kalkulator yang bermanfaat setelah paham dasar-dasar matematika, chatbot ini berguna jika digunakan dengan cara yang benar.
Mode ini dibuat khusus untuk pelajar, dengan fitur-fitur utama:
- ✅ Bertanya soal baru ke dalam database.
- 💬 Menggunakan chatbot sebagai pemandu, bukan pemberi jawaban instan.
⚠️ Deteksi penyalahgunaan LLM: Jika siswa bertanya secara langsung tanpa usaha berpikir terlebih dahulu, sistem akan menandai pertanyaan sebagai "LLM abuse".- 🎯 Mendorong proses berpikir mandiri dengan panduan dari chatbot.
Mode ini dibuat lebih sederhana dan fungsional:
- 📊 Membuat plot visualisasi data.
- 🧾 Melihat daftar siswa (nama dan ID) yang terindikasi menyalahgunakan chatbot.
- 🛠️ Membuat dan mengelola jawaban yang bisa diunggah ke database.
Karena banyak siswa sekarang menggunakan ChatGPT tanpa berpikir. Tujuan kita adalah mengajarkan cara berpikir, bukan hanya cara mencari jawaban. Chatbot ini adalah alat bantu belajar, bukan mesin jawaban instan.
1. Uploading question sheet
3. Checking available question sheet
5. Checking student who abusing LLM
- Micko Lesmana, mickolesmana@gmail.com
- Author tidak bisa memutuskan nama yang tepat jadi hanya menggunakan nama placeholder
- git clone https://github.com/komikndr/vegaai-augmented
- Make volume mount for Postgre and Minio,
mkdir volume_staging && cd volume_staging && mkdir postgre minio - Setting up
.envby copy-ing and changing the value inside the.env.example docker compose up, you can change the expose port in app service insidedocker-compose.yaml- Go to
localhost:9000login with minio account, create bucket the same in.env, set it to public - Go to
localhost:8000, login with the credential you put in.env




